Kamis, 08 Desember 2011

unsur golongan 6A

Unsur Golongan VI A
1. Unsur Non Logam
 J oksigen,
 J belerang
 J Selenium
2. Unsur Metalloid
 J telurium,
 J polonium
3. Unsur Logam
 J ununhexium
OKSIGEN
Oksigen adalah unsur ketiga terbanyak yang ditemukan berlimpah di matahari, dan memainkan peranan dalam siklus karbon-nitrogen, yakni proses yang diduga menjadi sumber energi di matahari dan bintang-bintang. Oksigen dalam kondisi tereksitasi memberikan warna merah terang dan kuning-hijau pada Aurora Borealis.
Oksigen merupakan unsur gas, menyusun 21% volume atmosfer. Atmosfer Mars mengandung oksigen sekitar 0.15%. dalam bentuk unsur dan senyawa, oksigen mencapai kandungan 49.2% berat pada lapisan kerak bumi. Sekitar dua pertiga tubuh manusia dan sembilan persepuluh air adalah oksigen.
SIFAT-SIFAT OKSIGEN
Oksigen tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna
Dalam bentuk cair dan padat, oksigen berwarna  biru pucat.
Gas oksigen dalam atmosfer bumi menempati  porsi yang cukup besar, yaitu menempati 21% volum atmosfer atau 23,15% berat atmosfer.
Sedangkan pada tubuh manusia, oksigen  menempati sekitar 65% berat tubuh.
oksigen juga membentuk allotrop seperti ozon  (O3) yang terdapat dalam atmosfer

KEGUNAAN OKSIGEN
Oksigen digunakan sebagai udara pernafasan bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup lainnya.
Oksigen berperan dalam proses pembakaran.
Digunakan dalam tungku pada proses pembuatan baja.
Digunakan pada proses sintesis metanol dan amonia
Oksigen cair digunakan sebagai bahan bakar untuk menjalankan rudal dan roket.
Dalam industri, oksigen digunakan untuk membuat  beberapa senyawa kimia dan sebagai oksidator



BELERANG
          Belerang atau sulfur merupakan unsur non logam yang dalam bentuk padatnya berwarna kuning, rapuh, tak berasa, dan tak berbau.
          Semua bentuk belerang tidak larut dalam air, tetapi dalam bentuk kristal (padatan), belerang dapat larut dalam karbon disulfida.
          Belerang dapat membentuk senyawa dengan unsur-unsur lain, seperti besi sulfida (FeS), belerang dioksida (SO2), barium sulfat (BaSO4), hidrogen sulfida (H2S), belerang monoklorida (S2CI2), asam sulfat (H2SO4), kalium sulfit (K2SO3) dan lain-lain.
          SIFAT-SIFAT BELERANG
          Belerang berwarna kuning pucat, padatan yang rapuh, yang tidak larut dalam air tapi mudah larut dalam CS2 (karbon disulfida).
          Belerang dengan kemurnian  99.999% sudah tersedia secara komersial.
          belerang amorf memiliki struktur helik dengan delapan atom pada setiap spiralnya.
          Kristal belerang diduga terdiri dari bentuk cincin dengan delapan atom belerang, yang saling menguatkan sehingga memberikan pola sinar X yang normal.
          KEGUNAAN BELERANG
          Asam Sulfat (H2SO4) digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembersih logam, bahan baku industri dan sebagai cairan pengisi akumulator
          Digunakan dalam bidang kedokteran sebagai obat sulfa
          Digunakan dalam industri korek api, vulkanisasi karet, obat celup, dan bubuk mesiu (bahan peledak)
          Untuk mensterilkan alat pengasap
          Untuk memutihkan buah kering Belerang sangat penting untuk kehidupan. Belerang adalah penyusun lemak, cairan tubuh dan mineral tulang, dalam kadar yang sedikit.

Selenium
          Simbol: Se
          Massa Atom: 78.96
          Konfigurasi Elektron: [Ar]3d10 4s24p2
          Bilangan Oksidasi: -2,4,6

          SIFAT-SIFAT SELENIUM
          Selenium amorf bisa berwarna merah (bentuk serbuk) atau hitam (dalam bentuk seperti kaca).
          Selenium kristal monoklinik berwarna merah                 tua.
          Sedangkan selenium kristal heksagonal, yang merupakan jenis paling stabil, berwarna               abu-abu metalik.
          Selenium menunjukkan sifat fotovoltaik dan                  sifat fotokonduktif
          KEGUNAAN SELENIUM
          Digunakan dalam xerografi untuk memperbanyak salinan dokumen, surat dan lain-lain.
          Digunakan oleh industri kaca untuk mewarnakan kaca dan untuk membuat kaca dan lapisan email gigi yang berwarna rubi.
          Digunakan sebagai tinta fotografi dan sebagai bahan tambahan baja tahan karat.
Telurium
Simbol : Te
Massa atom : 127,60
Konfigurasi elektron : (Kr)4d105s25p4

SIFAT-SIFAT TELURIUM
          Telurium memiliki warna putih keperak-perakan, dan dalam keadaan murninya menunjukkan kilau logam.
          Cukup rapuh dan bisa dihaluskan dengan mudah.
          Pada dasarnya telurium merupakan unsur yang stabil, tidak dapat larut dalam air dan dalam asam hidroklorik tetapi dapat larut dengan baik dalam asam sitrat
          Di udara, telurium terbakar dengan nyala biru kehijau-hijauan, membentuk senyawa dioksida.
          Telurium cair mengkorosi besi, tembaga dan baja tahan karat.

          KEGUNAAN TELURIUM
Telurium memperbaiki kemampuan tembaga dan baja tahan karat untuk digunakan dalam permesinan.
Penambahan telurium pada timbal dapat mengurangi reaksi korosi oleh asam sulfat pada timbal, dan juga memperbaiki kekuatan dan kekerasannya.
Telurium digunakan sebagai komponen utama dalam sumbat peleburan, dan ditambahkan pada besi pelapis pada menara pendingin.
Digunakan sebagai bahan insektisida, germisida, dan fungisida.
Digunakan untuk memberi warna biru dalam proses pembuatan kaca.

POLONIUM
          Polonium merupakan unsur yang terdapat dalam            deretan uranium-radium yang bersifat radioaktif.
          Polonium terdapat dalam kandungan biji radium dan    ditemukan dalam bentuk isotop yang mempunyai                 rentang nomor massa antara 192 sampai 218.     polonium 209 atau yang disebut dengan radium-F                 merupakan isotop polonium alam yang mempunyai      waktu paruh 138 hari.



POLONIUM

SIFAT-SIFAT POLORIUM
Polonium 210 memiliki titik cair yang rendah, logam yang mudah menguap, dengan 50% polonium menguap di udara dalam 45 jam pada suhu 55oC
Energi yang dilepaskan dengan pancarannya sangat besar (140 W/gram), dengan sebuah kapsul yang mengandung setengah gram polonium mencapai suhu di atas 500oC.
Polonium mudah larut dalam asam encer, tapi hanya sedikit larut dalam basa.
Garam polonium dari asam organik terbakar dengan cepat, halida amina dapat mereduksi nya menjadi logam.
KEGUNAAN POLARIUM
Digunakan untuk menghasilkan radiasi sinar alfa
Digunakan pada peralatan mesin cetak dan fotografi
Digunakan pada alat yang dapat mengionisasi udara untuk menghilangkan akumulasi muatan -muatan listrik
Digunakan sebagai sumber panas yang ringan sebagai sumber energi termoelektrik ada satelit angkasa
Untuk menghilangkan muatan statis dalam pemintalan tekstil dan lain-lain

1 komentar :