Kamis, 08 Desember 2011

story of "Benang Gulung-gulung"


AKU, KAMU DAN SEMUA ANAK BUS 2

Seperti biasa tiap tahun di seklah ku selalu mengadakan acara study tour, kini giliran tahunan ku yang melaksanakan study tour, kami melaksanakan study tour ke 2  tempat berbeda yaitu ke Yogyakarta dan bandung.
Kring…. Kring ….. alarm handphone ku telah berbunyi , menandakan sekarang pukul 04.00 am, saatnya aku bangun untuk mandi. Setelah mandi aku mengecek kembali isi tasku karena aku tidak mau ada barang-barang yang tertinggal, “ Allah hu akbar… Allah hu akbar.. “ suara adzan subuh telah berkumandang, saatnya mengambil air wudhu dan bersiap-siap untuk melaksanakan sholat subuh.
Jam dinding di kamarku kini telah menunjukan pukul 04.50am, aku berpamitan kepada keluargaku, terutama kepada ibuku, setelah berpamitan aku meminta bapak ku untuk mengantarkan ku ke sekolah, karena semua siswa di wajibkan berkumpul di sekolah pukul 05.00am, udara pagi ini sangat dingin sehingga ketika di perjalanan menuju sekolah aku menggigil ke dinginan.
Sesampainya aku di sekolah ternyata sudah ramai sekali, aku pun mencari teman-teman ku, bapak ku saat itu tidak menunggu keberngkatan ku , di karenakan ia ingin pergi kekantor. Banyak sekali teman-teman ku yang membawa seluruh keluarganya untuk ikut menunggu keberangkatannya.
 menunggu cukup lama, akhirnya bapak guru ku menyuruh kami semua berkumpul di halaman sekolah ku untuk mendengarkan sambutan kepala sekolah dan pengarahan dari bapak guru.
Setelah pengarahan kami semua berjalan menuju bus masing-masing, aku dan anak kelas XI IPA 2 dan sebagian anak IPA 4 menaiki bus 2, kami duduk di bangku yang telah di tentukan, aku duduk dengan fitri dan putri. Perjalanan di mulai dengan membaca doa yang di pimpin oleh guru agama ku yaitu bapak Sihabudin.
Di perjalanan kamimendengarkan lagu-lagu dan berfoto-foto di dalam bus,  ketika sudah sampai KM 57 Cikampek, kami beristirahat sebentar untuk buang air kecil, semua toilet yang ada disana penuh , karena hamper semua orang yang melewati tol beristirahat di sana.
Perjalanan di lanjutkan menuju rumah makan Sari Raos yang berada di daerah Tasik Malaya , di perjalanan crew dari fantasi tour mengadakan games-games sederhana yaitu pertanyaan-pertanyaan plesetan , dan yang berhasil menjawab mendapatkan hadiah dari fantasi tour.
Tidak terasa ternyata kami telah sampai di rumah makan, Aku, Dini, dan Rina menuju mushollah untuk melakukan sholat zuhur, setelah sholat kami menuju ruang makan dan menikmati hidangan yang telah di siapkan.
Selesai makan kami kembali menuju bus, karena harus melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta, kami semua kini mulai saling kenal satu sama lain yang tadinya malu- malu kini menjadi akrab.
Karena kecapean aku pun tidur di bus dan ketika aku terbangun ternyata aku telah sampai di RM Candi Sari, kami semua turun untuk makan malam, dan melakukan sholat maghrib karena setelah ini kami akan langsung menuju hotel.
Akhirnya bus 2 pun sampai di hotel paling pertama , kami semua turun dan menunggu di lobby hotel , setelah hamper semua anak berkumpul, guru-guru melakukan pembagian kamar , aku sekamar dengan Dini dan Rina, aku dapat kamar di lantai 3 nomer 308 “ hufh cape baru nyampe udah naik tangga” gerutu ku dan kedua teman ku. Sesampainya di kamar aku pun langsung membereskan baju kemudian tidur.
****
Kring….. Kring…. Alarm hand phone ku berbunyi, aku menyuruh Rina untuk mematikan alarm, karena aku masih ngantuk “ tok.. tok… tok… “ tiba-tiba pintu kamarku diketuk, oleh salah satu teman ku yang kamarnya bersebelahan dengan ku, aku pun membuka pintu “ apaan si?” Lisa pun berkata “ bangun woi… udah jam 05.15 anak-anak yang lain udah pada siap mau ditinggal? ” aku pun membangunlkan dini dan rina dan aku mandi duluan.
Setelah kami semua rapih kami pun turun menuju ruang makan, ini adalah hari kedua kami study tour, dan hari ini kami akan memulai perjalanan menuju “ perak kota gede ( narti silver ) aku pindah duduk bersama dini dan rina . Sesampainya di narti silver, kami di beri pengarahan, dan melihat bagaimana cara pembuatan perak, dan berfoto-foto di tempat penjualan perak.
Perjalanan pun dilanjutkan ke Candi Prambanan, cuaca hari ini sangat panas, di tambah lagi dengan baju yang aku pakai adalah warna hitam, karena semua anak di wajibkan untuk memakai baju hitam, katanya si supaya tidak susah di cari kalau hilang. Sebelum memasuki candi pihak travel mengadakan games antar bus, sayang sekali bus 2 tidak memenangkan games itu.
Di dalam area candi Aku, Dini, Rina dan teman-teman yang lain berfoto di area candi, setelah selesai berkeliling candi, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju RM Grafika, setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju gerabah kasongan dan kami mendapat tugas untuk mencari tahu cara pembuatan gerabah tersebut.
Tugas kami pun selesai , kami pun melanjutkan perjalanan menuju keraton Yogyakarta, sesampainya di sana, ternyata keraton sudah tutup dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju batik Rorojonggrang, disana kami melihat bagaimana cara pembuatn batik, dan melihat berbagai jenis batik yang sangat indah.
Setelah puas melihat batik, perjalanan pun di lanjutkan menuju Malioboro, di perjalanan menuju Malioboro, Aku, Dini dan Rina meledek salah satu teman baru ku, dengan cara meniru gerakan yang ia lakukan hingga membuat dia kesal, karena gerakannya yang unik aku pun memanggil dia “ benang gulung-gulung”  karena, salah satu gerakannya mirip dengan salah satu tokoh di film doraemon. Karena dia kesal akhirnya dia meminjamkan handphonenya kepada ku, agar aku bisa melihat gerakan asli orang yang ia tiru.
Sesampainya di Malioboro, kami pun turun untuk berbelanja, setelah puas berbelanja kami kembali menuju bus dan pulang menuju hotel untuk istirahat.
****
Hari ini adalah tanggal 14 Februari 2011, ini adalah hari ketiga aku melaksanakan study tour, aku bersiap-siap dan merapihkan semua pakaian dan semua barang bawaan ku, karena hari ini kami sudah check out dari hotel.
Setelah aku selesai beres- beres aku dan kedua teman ku turun untuk sarapan pagi, seteh itu kami pergi ke bus lebih dulu dari anak-anak yang lain, karena aku engap di dalam bus aku pun keluar dan duduk di samping bus sambil bercakap-cakap dengan Andita. Tiba- tiba si benang gulung-gulung dan temannya lewat, benang gulung-gulung duduk di samping kanan ku sedangkan temannya masuk ke dalam bus, aku meminjam hanphonenya karena games yang ada di handphonenya sangat banyak, dia mengajariku bagaimana cara bermain games yang ada di handphonenya. Teman-teman si benang gulung-gulung pun heran kenapa aku bisa meminjam hand phonenya, padahal aku baru kenal dia 2 hari, sedangkan teman sekelasnya yang sudah kenal dia lama tidak di pinjamkan.
Tidak lama setelah itu, semua anak telah selesai sarapan, aku pun masuk ke dalam bus, karena harus melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat yang lain. Bus pun berjalan menuju pusat oleh-oleh khas Yogyakarta “ Bakpia patok” yang letaknya tidak jauh dari hotel tempat kami menginap. Di sana aku membeli oleh-oleh untuk keluarga ku, diantaranya bakpia, klanting, dan 1 lagi aku tidak tahu namanya, selesai berbelanja perjalanan dilanjutkan ke Keraton karena kemarin tidak sempat kesana.
Di perjalanan menuju Keraton aku banyak bercakap-cakap dengan si benang gulung- gulung, tenyata dia anaknya cukup asik, meskipun mukanya jutek, sesampainya di keraton kami mengunjungi tempat-tempat yang ada di keraton dan kami bertemu dengan 1 anak kecil yang lucu, dia adalah cucu dari salah satu abdi keraton.
Setelah melihat-lihat isi keraton, perjalanan pun di lanjutkan ke RM Famili yang terletak di magelang, di perjalanan kami melihat tempat-tempat yang di lalui lahar dingin merapi, sesampainya di RM Famili kami pun makan siang dan sholat zuhur.
Perjalanan di lanjutkan ke Candi Borobudur, di dalam bus kami semua bernyanyi lagu kebangsaan bus 2 “ tak selalu…. Owoo yang berkilau itu indah… owoo tlah terbukti di dirimu… owoo pergi dan sakiti ku “ hanya lagu soulja saja yag terus di putar oleh anak-anak di bus 2 sampai aku hafal semua lirik lagu tersebut.
Ketika kami sampai di Candi Borobudur ternyata di sana hujan , tetapi karena kami ingin wawancara bule untuk tugas mec , akhirnya Aku, Dini, dan Rina tetap turun, dan kami berfoto bersama bule yang bernama Elena.
Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke RM Candi Sari, aku pun tertidur karena jarak yang di tempuh cukup jauh, karena andita ingin duduk di tempatku, akhirnya aku pindah duduk ke belakangnya  si benang gulung-gulung.
Sesampainya di RM Candi Sari, kami di sambut dengan lagu- lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi yang ada di candi sari, aku sangat tidak nafsu makan karena makanan yang di sediakan sangat aneh.
Selesai makan kami kembali melanjutkan perjalanan menuju tasik, karena hari keempat study tour adalah ke bandung, di perjalanan aku tidur di belakang si benang gulung-gulung, kira-kira pukul 23.10 aku terbangun, Aku, Dini, Rina, Andita, Agus dan Harry makan snack bersama , karena kami sudah lapar. Ketika aku sedang mengambil snack yang berada di atas bangkunya dini, tidak sengaja kepala si benang gulung- gulung aku penet, dia pun terbangun, aku yang baru menyadari bahwa yang aku penet itu kepala bukan sandaran bangku pun kaget dan langsung meminta maaf “ maaf ya gag sengaja, gag keliatan hehehe” teman sebangku dia pun bangun dan bertanya “ kenapa lu berisik banget “ benang gulung- gulung pun menjawab “ biasa nih si Retno, masa kepala w di penet, di sangkain sandaran bangku, untung gag sakit” aku dan teman sebagkunya pun tertawa karena melihat muka benang gulung-gulung yang lucu saat dia sedang kesal sama aku. Akhirnya kami semua makan snack bersama setelah itu kembali tidur.
****
            Pukul 04.00 am kami sampai di RM Sari raos, ketika aku bangun ternyata si benang gulung-gulung sudah bangun terlebih dahulu, padahal teman sebangkunya belum bangun, aku pun turun dari bus untuk mandi pagi, hari ini anak kelas XI IPA 2 memakai baju berwarna biru yang gambar depannya muka gayus, sebenarnya aku malas memakai baju itu, tapi karena itu baju kelas ya akhirnya aku pakai juga.
            Pukul 07.20 kami sarapan pagi, setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan ke cihampelas, tentunya untuk belanja oleh-oleh. Sesampainya disana aku hanya membeli beberapa makanan dan langsung kembali ke bus, karena saat itu aku masih ngantuk.
            Kemudian perjalanan di lanjutkan ke RM Grafika, sesampainya disana kami pun turun untuk makan siang, disana kami mengikuti lomba nyanyi antar kelas, dan berfoto dengan wali kelas ku untuk kenang – kenangan.
            Setelah itu kami melanjutkan perjalanan pulang menuju Bogor, berbeda dengan bus- bus yang lain, bus 2 adalah bus terkompak dan terheboh diantara yang lain, di perjalanan pulang semua anak laki-laki berjoget bersama sambil bernyanyi, bahkan saking hebohnya anak laki-laki yang pendiam pun bisa ikut menikmati hebohnya malam terakhir di dalam bus 2. akhirnya pukul 21.10 kami semua sampai di SMAN 1 TAJURHALANG.
Semua kejadian yang aku lewati bersama anak-anak bus 2 tidak akan pernah aku lupakan, dan akan aku kenang selamanya. J




story of "Benang Gulung-gulung"


AKU, KAMU DAN SEMUA ANAK BUS 2

Seperti biasa tiap tahun di seklah ku selalu mengadakan acara study tour, kini giliran tahunan ku yang melaksanakan study tour, kami melaksanakan study tour ke 2  tempat berbeda yaitu ke Yogyakarta dan bandung.
Kring…. Kring ….. alarm handphone ku telah berbunyi , menandakan sekarang pukul 04.00 am, saatnya aku bangun untuk mandi. Setelah mandi aku mengecek kembali isi tasku karena aku tidak mau ada barang-barang yang tertinggal, “ Allah hu akbar… Allah hu akbar.. “ suara adzan subuh telah berkumandang, saatnya mengambil air wudhu dan bersiap-siap untuk melaksanakan sholat subuh.
Jam dinding di kamarku kini telah menunjukan pukul 04.50am, aku berpamitan kepada keluargaku, terutama kepada ibuku, setelah berpamitan aku meminta bapak ku untuk mengantarkan ku ke sekolah, karena semua siswa di wajibkan berkumpul di sekolah pukul 05.00am, udara pagi ini sangat dingin sehingga ketika di perjalanan menuju sekolah aku menggigil ke dinginan.
Sesampainya aku di sekolah ternyata sudah ramai sekali, aku pun mencari teman-teman ku, bapak ku saat itu tidak menunggu keberngkatan ku , di karenakan ia ingin pergi kekantor. Banyak sekali teman-teman ku yang membawa seluruh keluarganya untuk ikut menunggu keberangkatannya.
 menunggu cukup lama, akhirnya bapak guru ku menyuruh kami semua berkumpul di halaman sekolah ku untuk mendengarkan sambutan kepala sekolah dan pengarahan dari bapak guru.
Setelah pengarahan kami semua berjalan menuju bus masing-masing, aku dan anak kelas XI IPA 2 dan sebagian anak IPA 4 menaiki bus 2, kami duduk di bangku yang telah di tentukan, aku duduk dengan fitri dan putri. Perjalanan di mulai dengan membaca doa yang di pimpin oleh guru agama ku yaitu bapak Sihabudin.
Di perjalanan kamimendengarkan lagu-lagu dan berfoto-foto di dalam bus,  ketika sudah sampai KM 57 Cikampek, kami beristirahat sebentar untuk buang air kecil, semua toilet yang ada disana penuh , karena hamper semua orang yang melewati tol beristirahat di sana.
Perjalanan di lanjutkan menuju rumah makan Sari Raos yang berada di daerah Tasik Malaya , di perjalanan crew dari fantasi tour mengadakan games-games sederhana yaitu pertanyaan-pertanyaan plesetan , dan yang berhasil menjawab mendapatkan hadiah dari fantasi tour.
Tidak terasa ternyata kami telah sampai di rumah makan, Aku, Dini, dan Rina menuju mushollah untuk melakukan sholat zuhur, setelah sholat kami menuju ruang makan dan menikmati hidangan yang telah di siapkan.
Selesai makan kami kembali menuju bus, karena harus melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta, kami semua kini mulai saling kenal satu sama lain yang tadinya malu- malu kini menjadi akrab.
Karena kecapean aku pun tidur di bus dan ketika aku terbangun ternyata aku telah sampai di RM Candi Sari, kami semua turun untuk makan malam, dan melakukan sholat maghrib karena setelah ini kami akan langsung menuju hotel.
Akhirnya bus 2 pun sampai di hotel paling pertama , kami semua turun dan menunggu di lobby hotel , setelah hamper semua anak berkumpul, guru-guru melakukan pembagian kamar , aku sekamar dengan Dini dan Rina, aku dapat kamar di lantai 3 nomer 308 “ hufh cape baru nyampe udah naik tangga” gerutu ku dan kedua teman ku. Sesampainya di kamar aku pun langsung membereskan baju kemudian tidur.
****
Kring….. Kring…. Alarm hand phone ku berbunyi, aku menyuruh Rina untuk mematikan alarm, karena aku masih ngantuk “ tok.. tok… tok… “ tiba-tiba pintu kamarku diketuk, oleh salah satu teman ku yang kamarnya bersebelahan dengan ku, aku pun membuka pintu “ apaan si?” Lisa pun berkata “ bangun woi… udah jam 05.15 anak-anak yang lain udah pada siap mau ditinggal? ” aku pun membangunlkan dini dan rina dan aku mandi duluan.
Setelah kami semua rapih kami pun turun menuju ruang makan, ini adalah hari kedua kami study tour, dan hari ini kami akan memulai perjalanan menuju “ perak kota gede ( narti silver ) aku pindah duduk bersama dini dan rina . Sesampainya di narti silver, kami di beri pengarahan, dan melihat bagaimana cara pembuatan perak, dan berfoto-foto di tempat penjualan perak.
Perjalanan pun dilanjutkan ke Candi Prambanan, cuaca hari ini sangat panas, di tambah lagi dengan baju yang aku pakai adalah warna hitam, karena semua anak di wajibkan untuk memakai baju hitam, katanya si supaya tidak susah di cari kalau hilang. Sebelum memasuki candi pihak travel mengadakan games antar bus, sayang sekali bus 2 tidak memenangkan games itu.
Di dalam area candi Aku, Dini, Rina dan teman-teman yang lain berfoto di area candi, setelah selesai berkeliling candi, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju RM Grafika, setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju gerabah kasongan dan kami mendapat tugas untuk mencari tahu cara pembuatan gerabah tersebut.
Tugas kami pun selesai , kami pun melanjutkan perjalanan menuju keraton Yogyakarta, sesampainya di sana, ternyata keraton sudah tutup dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju batik Rorojonggrang, disana kami melihat bagaimana cara pembuatn batik, dan melihat berbagai jenis batik yang sangat indah.
Setelah puas melihat batik, perjalanan pun di lanjutkan menuju Malioboro, di perjalanan menuju Malioboro, Aku, Dini dan Rina meledek salah satu teman baru ku, dengan cara meniru gerakan yang ia lakukan hingga membuat dia kesal, karena gerakannya yang unik aku pun memanggil dia “ benang gulung-gulung”  karena, salah satu gerakannya mirip dengan salah satu tokoh di film doraemon. Karena dia kesal akhirnya dia meminjamkan handphonenya kepada ku, agar aku bisa melihat gerakan asli orang yang ia tiru.
Sesampainya di Malioboro, kami pun turun untuk berbelanja, setelah puas berbelanja kami kembali menuju bus dan pulang menuju hotel untuk istirahat.
****
Hari ini adalah tanggal 14 Februari 2011, ini adalah hari ketiga aku melaksanakan study tour, aku bersiap-siap dan merapihkan semua pakaian dan semua barang bawaan ku, karena hari ini kami sudah check out dari hotel.
Setelah aku selesai beres- beres aku dan kedua teman ku turun untuk sarapan pagi, seteh itu kami pergi ke bus lebih dulu dari anak-anak yang lain, karena aku engap di dalam bus aku pun keluar dan duduk di samping bus sambil bercakap-cakap dengan Andita. Tiba- tiba si benang gulung-gulung dan temannya lewat, benang gulung-gulung duduk di samping kanan ku sedangkan temannya masuk ke dalam bus, aku meminjam hanphonenya karena games yang ada di handphonenya sangat banyak, dia mengajariku bagaimana cara bermain games yang ada di handphonenya. Teman-teman si benang gulung-gulung pun heran kenapa aku bisa meminjam hand phonenya, padahal aku baru kenal dia 2 hari, sedangkan teman sekelasnya yang sudah kenal dia lama tidak di pinjamkan.
Tidak lama setelah itu, semua anak telah selesai sarapan, aku pun masuk ke dalam bus, karena harus melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat yang lain. Bus pun berjalan menuju pusat oleh-oleh khas Yogyakarta “ Bakpia patok” yang letaknya tidak jauh dari hotel tempat kami menginap. Di sana aku membeli oleh-oleh untuk keluarga ku, diantaranya bakpia, klanting, dan 1 lagi aku tidak tahu namanya, selesai berbelanja perjalanan dilanjutkan ke Keraton karena kemarin tidak sempat kesana.
Di perjalanan menuju Keraton aku banyak bercakap-cakap dengan si benang gulung- gulung, tenyata dia anaknya cukup asik, meskipun mukanya jutek, sesampainya di keraton kami mengunjungi tempat-tempat yang ada di keraton dan kami bertemu dengan 1 anak kecil yang lucu, dia adalah cucu dari salah satu abdi keraton.
Setelah melihat-lihat isi keraton, perjalanan pun di lanjutkan ke RM Famili yang terletak di magelang, di perjalanan kami melihat tempat-tempat yang di lalui lahar dingin merapi, sesampainya di RM Famili kami pun makan siang dan sholat zuhur.
Perjalanan di lanjutkan ke Candi Borobudur, di dalam bus kami semua bernyanyi lagu kebangsaan bus 2 “ tak selalu…. Owoo yang berkilau itu indah… owoo tlah terbukti di dirimu… owoo pergi dan sakiti ku “ hanya lagu soulja saja yag terus di putar oleh anak-anak di bus 2 sampai aku hafal semua lirik lagu tersebut.
Ketika kami sampai di Candi Borobudur ternyata di sana hujan , tetapi karena kami ingin wawancara bule untuk tugas mec , akhirnya Aku, Dini, dan Rina tetap turun, dan kami berfoto bersama bule yang bernama Elena.
Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke RM Candi Sari, aku pun tertidur karena jarak yang di tempuh cukup jauh, karena andita ingin duduk di tempatku, akhirnya aku pindah duduk ke belakangnya  si benang gulung-gulung.
Sesampainya di RM Candi Sari, kami di sambut dengan lagu- lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi yang ada di candi sari, aku sangat tidak nafsu makan karena makanan yang di sediakan sangat aneh.
Selesai makan kami kembali melanjutkan perjalanan menuju tasik, karena hari keempat study tour adalah ke bandung, di perjalanan aku tidur di belakang si benang gulung-gulung, kira-kira pukul 23.10 aku terbangun, Aku, Dini, Rina, Andita, Agus dan Harry makan snack bersama , karena kami sudah lapar. Ketika aku sedang mengambil snack yang berada di atas bangkunya dini, tidak sengaja kepala si benang gulung- gulung aku penet, dia pun terbangun, aku yang baru menyadari bahwa yang aku penet itu kepala bukan sandaran bangku pun kaget dan langsung meminta maaf “ maaf ya gag sengaja, gag keliatan hehehe” teman sebangku dia pun bangun dan bertanya “ kenapa lu berisik banget “ benang gulung- gulung pun menjawab “ biasa nih si Retno, masa kepala w di penet, di sangkain sandaran bangku, untung gag sakit” aku dan teman sebagkunya pun tertawa karena melihat muka benang gulung-gulung yang lucu saat dia sedang kesal sama aku. Akhirnya kami semua makan snack bersama setelah itu kembali tidur.
****
            Pukul 04.00 am kami sampai di RM Sari raos, ketika aku bangun ternyata si benang gulung-gulung sudah bangun terlebih dahulu, padahal teman sebangkunya belum bangun, aku pun turun dari bus untuk mandi pagi, hari ini anak kelas XI IPA 2 memakai baju berwarna biru yang gambar depannya muka gayus, sebenarnya aku malas memakai baju itu, tapi karena itu baju kelas ya akhirnya aku pakai juga.
            Pukul 07.20 kami sarapan pagi, setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan ke cihampelas, tentunya untuk belanja oleh-oleh. Sesampainya disana aku hanya membeli beberapa makanan dan langsung kembali ke bus, karena saat itu aku masih ngantuk.
            Kemudian perjalanan di lanjutkan ke RM Grafika, sesampainya disana kami pun turun untuk makan siang, disana kami mengikuti lomba nyanyi antar kelas, dan berfoto dengan wali kelas ku untuk kenang – kenangan.
            Setelah itu kami melanjutkan perjalanan pulang menuju Bogor, berbeda dengan bus- bus yang lain, bus 2 adalah bus terkompak dan terheboh diantara yang lain, di perjalanan pulang semua anak laki-laki berjoget bersama sambil bernyanyi, bahkan saking hebohnya anak laki-laki yang pendiam pun bisa ikut menikmati hebohnya malam terakhir di dalam bus 2. akhirnya pukul 21.10 kami semua sampai di SMAN 1 TAJURHALANG.
Semua kejadian yang aku lewati bersama anak-anak bus 2 tidak akan pernah aku lupakan, dan akan aku kenang selamanya. J




Rasa ku Pada Dirinya(NHCHF)


Mungkin ini salahku karena telah sia-siakan dirinya.
Aku ga tau apa yang sebenarnya terjadi pada diriku saat ini, dulu aku sangat sebal dengan dirinya, bahkan untuk bertemu dengannya saja aku tidak mau. Tapi kini ketika dirinya sudah jauh dariku, aku justru menginginkannya untuk dekat dengan ku.
Jujur aku menyesal karena pernah menyia-nyiakannya, seandainya aku bisa mengulang waktu aku akan menggunakan waktuku sebaik mungkin ketika aku sedang berada dekat dengan dirinya.
Kini aku tidak tau apakah aku bisa bertemu kembali dengannya atau tidak. Jarang yang memisahkan kami memang tidak begitu jauh. Tapi apakah mungkin dirinya masih mau dekat dengan ku..???
Mungkin ini adalah karma buat ku karena dulu ketika dirinya sangat baik padaku, aku tidak memperdulikannya. Aku kangen banget sama dirinya rasanya aku ingin memeluknya, namun itu tidak akan mungkin karena dia bukanlah mahram ku. Tapi aku yakin suatu saat nanti dia bisa menjadi imam ku, yaitu suami yang selalu menyayangiku, mengarahkan ku kearah kebaikan dan menyayangi anak-anak ku kelak.
Mungkin yang saat ini bisa ku lakukan hanyalah berdoa kepada Allah Swt. Dan memohon agar aku dan dirinya disatukan dalam ikatan pernikahan. Amin dan memohon agar dirinya selalu diberikan kesehatan, rezeki yang melimpah, dan semoga dia selalu meningat ku.
Dalam setiap doaku hanya ada orang tuaku, sahabat-sahabatku, adikku, keluargaku, dan dirinya. Dalam sujudku aku selalu mengingat dirinya, karena aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada dirinya.
Ketika dirinya bercerita kepadaku bahwa dirinya merasa bahwa dia akan meninggal, aku menangis, karena aku ga sanggup jika melihatnya pergi dari diriku. Ketika itu aku bingung harus berbuat apa. Bahkan sahabatnya sendiri sudah tidak dipedulikan oleh dirinya.
Aku menangis hingga terisak-isak, aku memikirkan dirinya. Hingga akhirnya aku beranikan diri untuk memberikan perhatian lebih kepada dirinya. Ketika itu aku selau memberikan support kepada dirinya agar ia yakin bahwa ia pasti bisa. Aku senang sekali karena ternyata dia mendengarkan apa kata ku. Dia pun kini sudah menjadi pribadi yang bijak lagi. Aku sangat senang karena bisa membuatnya kembali seperti dulu.
Aku tidak tau apakah rasa ku ini salah atau tidak, karena disisi lain ada salah satu teman ku yang juga menyukainya, sebelum aku menyukai dirinya. Tapi jika memang rasa ini salah, kenapa aku sulit untuk melupakannya? Bahkan ketika aku mencoba untuk melupakannya justru aku menjadi semakin sayang pada dirinya.
YA ALLAH.. YA RABB… bantu aku, berikanlah jalan terbaik untuk ku, aku bingung hanya kepada Engkau lah hamba meminta memohon dan meminta pertolongan. Jaga dirinya ya Allah, disaat aku tidak bisa menjaganya. Amin…

Explanation of Butterfly


Metamorphosis
Butterflies and moths go through a life cycle known as complete metamorphosis. The stages of their life cycle include: egg, larva, pupa, and adult. Below is a description of each life stage, as well as photographs showing each stage in the life cycle of Papilio polytes, the Common Mormon Butterfly.
This photograph shows a swallow tail egg on the bottom surface of a citrus leaf. Swallow tail females typically lay only one egg on a leaf, but each species of butterfly has its own particular "style" of laying eggs. Some butterflies lay their eggs in clusters, and some butterflies lay their eggs on the upper surface of the leaf.
Every butterfly begins its life as an EGG. Female butterflies are very picky about where they lay their eggs! This is because caterpillars are very picky about what they will eat! Each species of butterfly will only eat a single plant (or group of closely related plants) as caterpillars. This particular plant that a caterpillar must have is called the HOST PLANT for that species of butterfly (or moth).
This photograph is a picture of a first instar caterpillar of the butterfly species Papilio polytes (the Common Mormon).
When a butterfly or moth larva (also known as a caterpillar) first hatches from its egg, it is very small! This young caterpillar is referred to as a FIRST INSTAR caterpillar. A caterpillar has only one job: to eat! Many species of caterpillars begin their feast by eating their egg shell, which contains plenty of nutrients. Other species of caterpillars immediately begin eating the tender, small parts of leaves.
This second instar caterpillar may look funny, but this is because it is beginning to molt! The skin around its head, referred to as a "head capsule" has already separated from the caterpillar.
Caterpillars (and all insects) face a challenge as they grow! Unfortunately, their skin cannot grow with them! In order for a caterpillar to grow larger than the skin it had when it hatched, it must make a new, larger skin! The caterpillar does this by first growing a new skin underneath the outer skin. Then, when it is ready, it "sheds" the old skin, and the newer, larger skin underneath is exposed. This process is properly called MOLTING. After the caterpillar has molted for the first time, it is referred to as a SECOND INSTAR, and it has some room to grow.
The second instar caterpillar continues to eat and grow, until it is once again too big for the skin it is in. This caterpillar MOLTS again, and the result is a THIRD INSTAR caterpillar.
The third instar caterpillar also eats and grows until it is too big for its skin. It molts again, and the caterpillar with its new skin is referred to as a FOURTH INSTAR caterpillar.
This fourth instar caterpillar is the same species as the previous three, even though it looks very different! In swallowtail caterpillars, the first three instars often resemble a bird dropping, while the last instars look much more like snakes.

Once more, the caterpillar eats, grows, and molts. This final caterpillar stage, after a total of four molts, is referred to as a FIFTH INSTAR.

This photograph shows a fifth instar caterpillar that is ready to pupate. This caterpillar has already spun a silk "girdle" which attaches it to the stem of the plant in a shape somewhat resembling a "c." This "c" shape is characteristic of swallowtail caterpillars. Other species of butterflies have different positions for pupating.

The fifth instar eats, grows, and becomes too big for its skin. This final caterpillar instar will molt one more time, but the result of this molt is quite different. When the caterpillar molts for the fifth and final time, the new skin underneath forms the outer shell of the CHRYSALIS.
The chrysalis (generically referred to as a pupa), is not a "resting" stage as many people think. Quite to the contrary, a lot is happening to the pupa! The body of the caterpillar is transforming into an adult butterfly! Wings are fully formed (the beginnings of the wings were actually forming underneath the caterpillar's skin before its last molt) in the chrysalis. Antennae are formed and the chewing mouthparts of the caterpillar are transformed into the sucking mouthparts of the butterfly.
After approximately 10 to 14 days as a chrysalis, the butterfly is ready to emerge. When the butterfly emerges from its chrysalis, its wings are small and wet, and the butterfly cannot yet fly.J The butterfly must pump fluids from its abdomen through the veins in its wings, which causes the wings to expand to their full size. Next, the wings must dry and the butterfly must exercise flight muscles before it can fly.
Papilio polytes…adult. The main job of an adult butterfly's life is to reproduce. After a female butterfly mates, she searches for the proper host plant to lay her eggs, and the cycle begins again. J
Butterflies and moths go through the same stages in their metamorphosis with one difference. Many moths form a cocoon instead of a chrysalis. Moths form cocoons by first spinning a silken "house" around them. Once the cocoon is finished, the moth caterpillar molts for the last time, and forms a pupa inside the cocoon. J
Butterflies DO NOT form cocoons, no matter what The Very Hungry Caterpillar says! However, not all moths form cocoons, either! Some moth species pupate underground instead. These caterpillars burrow into the soil or leaf litter, molt to form their pupa, and remain underground until the moth emerges. The newly emerged moth will then crawl out from underground, crawl up onto a surface from which they can hang, and will then expand their wings in preparation for flight.